Ini Kata Johan Eka Pahasa Terkait Penyakit Korupsi di Birokrasi


btrmdn

Denpasar – suryadewata.com

Bangsa ini akan jauh bisa lebih baik apabila korupsi bisa benar-benar dihilangkan secara signifikan. Korupsi selama ini menjadi penyakit yang menjangkiti birokrasi , dan para politisi yang memegang kendali kuasa atas penggunaan anggaran negara kita, baik di pusat maupun daerah. Bangsa ini jauh bisa lebih baik bila korupsi bisa benar-benar dihilangkan secara signifikan.

Pemilu legislatif yang akan datang ini masyarakat harus bijak dalam memilih calon-calon wakil rakyat. Anti korupsi harus menjadi salah satu kriteria utama dalam menentukan pilihan. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu figur tokoh masyarakat yang berasal dari Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, Denpasar-Bali, yaitu Johan Eka Pahasa, SE., saat ditemui di Denpasar, Sabtu 23 Februari 2019.

“Indonesia ini bisa hancur karena penyebab utamanya adalah korupsi. Jadi masalah pemberantasan dan pencegahan korupsi ini harus benar-benar menjadi perhatian yang serius kita semua,” ujarnya.

Johan yang juga merupakan salah satu Caleg untuk DPRD Provinsi Bali, dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini juga menegaskan bahwa partai politik mempunyai peranan penting dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Partai harus berani mengambil sikap yang tegas dan keras bagi setiap anggotanya yang menyelewengkan amanah yang diberikan oleh rakyat.

“Partai politik harus meminta anggotanya, khususnya yang diusung sebagai calon wakil rakyat untuk membuat pakta integritas, bahwa mereka siap dipecat dan diberhentikan apabila terindikasi dan terlibat korupsi,” ujar calon anggota DPRD Provinsi Bali dari PSI untuk Dapil Denpasar dengan No. Urut 11 ini.

Tidak hanya itu saja, menurutnya partai-partai juga harus berani mengevaluasi kinerja dari wakil-wakilnya yang terpilih nanti. Apabila kinerja mereka buruk dan tidak mampu memperjuangkan kepentingan rakyat maka partai pengusungnya harus berani tegas untuk menggantinya.

“ kami di PSI apabila terlibat korupsi, gratifikasi dan yang lainnya kami siap dipecat, di PSI kami sudah menandatangani pakta integritas untuk itu. Termasuk untuk kinerja buruk pun, seperti wakil rakyat yang hanya datang, duduk, diam, pulang bawa uang, partai harus mengevaluasi dan harus tegas di pecat,” imbuh Johan.

PSI berkomitmen untuk hal itu. Bahkan sebagai bentuk dari komitmen itu, ia mengatakan di PSI memiliki “Kartu Sakti”. Ini merupakan sebuah sistem yang dimiliki PSI untuk mengukur dan menilai kinerja dari wakil-wakilnya nanti. Dan dengan Kartu Sakti ini, masyarakat juga dapat turut menilai dan melaporkan kinerja dari wakil-wakil yang dipilihnya.

Previous Luh Swalini : Hak dan Kesempatan Perempuan Dengan Laki-laki Sama
Next Teraz Dialog YYDiaz Centre Mendadak Membludak Hadir Sandiaga Uno

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *