Luh Swalini : Hak dan Kesempatan Perempuan Dengan Laki-laki Sama


Denpasar – suryadewata.com

Posisi perempuan dalam masyarakat seringkali diposisikan lebih rendah dibandingkan laki-laki. Sehingga, banyak hal-hal yang dianggap tidak pantas atau tabu dilakukan oleh seorang perempuan.

Anggapan ini sering kali terjadi korban kekerasan baik di keluarga maupun di masyarakat. Kaum perempuan juga tidak mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki – laki baik di bidang ekonomi, sosial, maupun politik.

Luh Swalini Salah satu tokoh perempuan dari Banjar Abian Timbul, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, mengatakan meskipun kini telah ada emansipasi perempuan, namun kesetaraan antara perempuan dan laki-laki belum sama dan masih perlu diperjuangkan secara ekstra oleh kaum perempuan itu sendiri.

Swalini yang akrab dipanggil Bobo juga Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dapil Denpasar Barat, No. Urut 2 ini mengatakan “saya ingin di Bali ini ada kesamaan gender, antara laki-laki dan perempuan benar-benar memiliki hak dan kewajiban yang sama,” ungkapnya saat ditemui di Denpasar, Sabtu 23 Februari 2019.

Dari dulu jarang sekali dari daerah saya ada yang mewakili perempuan, boleh dikatakan tidak ada, yang bersuara untuk memperjuangkan hak dan nasib perempuan.

“Saya ingin memperjuangkan ini di kursi legislatif Kota Denpasar juga hanya satu orang yang mewakili perempuan, menurut saya ini kurang representatif,” ucap Swalini

Dirinya menilai, keterwakilan perempuan yang ada di kursi parlemen, khususnya DPRD Kota Denpasar masih sangat minim sekali. Sehingga nasib dan aspirasi kaum perempuan itu masih belum terwakili maksimal .

Previous Hari Baden Powell ke-162, Dewa Indra Berharap Pramuka Jadi Generasi Tangguh
Next Ini Kata Johan Eka Pahasa Terkait Penyakit Korupsi di Birokrasi

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *