Sari Galung: Ada Nilai Tambah di JKN-KBS, Mulai Ambulans Gratis Hingga Pengobatan Tradisional


DENPASAR, suryadewata.com

Ni Wayan Sari Galung, S.Sos yang akrab disapa Sari Galung sangat mendukung sekali program Jaminan Kesehatan Nasional -Krama Bali Sejahtera (JKN-KBS) yang mana sudah resmi Gubernur Bali, Wayan Koster di Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali, pada akhir Februari 2019 lalu.

“Program yang disebut ‘menyempurnakan’ program JKN dari BPJS Kesehatan ini diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 104 Tahun 2018 tentang JKN-KBS dari aspek kepesertaan menjangkau seluruh Krama Bali untuk nantinya bisa memberikan perlindungan kesehatan secara berkala maupun berkelanjutan,” ujar Sari Galung calon legeslatif (caleg) DPRD Bali dapil Kota Denpasar dari PDI-P nomor urut 1 ini, Sabtu (16/3).


Menurut Sari Galung, setelah diluncurkan JKN-KBS ini, Gubernur Bali, Wayan Koster langsung menargetkan 100 persen masyarakat Bali akan ter-cover pelayanan kesehana ini pada tahun 2020. Dimana diperkirakan saat ini tahun 2019 lebih dari 95 persen sudah terlayani JKN, dan secara otomatis terintegrasi ke JKN-KBS.

“Total ada 6 manfaat tambahan yang diberikan diluar layanan JKN oleh BPJS Kesehatan. “Selain itu, Puskesmas akan dimaksimalkan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat ditambah penyempurnaan pada sistem, riwayat kesehatan dan layanan online melalui aplikasi,” terangnya.

Dijelaskan Sari Galung, melalui JKN-KBS akan ada kelebihanya yakni adanya pelayanan transportasi gratis bagi pasien emergency ke rumah sakit serta angkutan gratis untuk jenazah dari puskesmas atau rumah sakit menuju rumah.

“Kemudian, manfaat tambahan lain adalah adanya pelayanan pengobatan tradisional, visum et repertum serta pelayanan terapi Hiperbarik (oksigen murni) secara gratis bagi pasien penyelam, luka bakar, dan pasien lainnya yang memerlukan,” ucap Sari Galung seperti apa yang disanpaikan oleh sejumlah media masa.

Lebih jauhnya, dimana JKN-KBS juga nantinya akan diperkuat dengan layanan Sistem Informasi (SI-KBS) berupa sistem informasi kesehatan berbasis kecamatan yang disusun dengan sistem aplikasi untuk memudahkan layanan informasi kepada masyarakat. jadi dengan sistem SI-KBS itu masyarakat bisa dengan mudah mengakses layanan kesehatan secara online dan terintegrasi sekaligus mengetahui rekam jejak kesehatannya.

“JKN-KBS dianggarkan dan akan terlaksana maksimal melalui anggaran perubahan 2019. Disebutkannya lagi, kelebihan lain dari JKN-KBS adalah kartu yang langsung aktif dan untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) sudah dijamin langsung pemerintah daerah nantinya,” imbuhnya.

Sari Galung menambahkan, bahkan bayi baru lahir dari ibu PBI pun langsung terdaftar.  Ini hebatnya program Gubernur Bali, Wayan Koster lewat kartu JKN-KBS dengan berbagai keunggulan yang ada di dalamnya untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan terintegritas. Bud

Previous Banyak Cerita Menarik, Audiensi Dansatgas TMMD Bersama Awak Media
Next Bupati Cup 2019, Kejuaraan Beladiri Shorinji Kempo

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *