Made Pudja: Jaga Kebersihan Lingkungan Cerminan Hidup Sehat


DENPASAR, suryadewata.com

I Made Pudja, SH, MM calon legeslatif (caleg) DPRD Kota Denpasar dapil Denpasar Timur dari Partai Demokrat nomor urut 1 ini, untuk bisa mendekatkan diri ditengah-tengah masyarakat, khususnya masyarakat Kota Denpasar di wilayah Denpasar Timur sesuai dapil pemilihanya adalah langsung terjun ke bawah, baik lewat pendekatan fist to fist maupun dor to dor.

“Karena dengan cara ini dirasakan mampu untuk bisa merealisasikan suara. Apalagi dirasakan dengan jumlah celeg yang bertarung di Pemilihan Legealatif (Pileg) 17 April 2019 begitu saking bersemangatnya untuk merebut kursi menjadi anggota legeslatif,” ujar Made Pudja, Jumat (22/3) di Denpasar.

Kemudian, selama proses pendekatan diri tersebut, Made Pudja juga sempat terjun ke pasar di kawasan Kesiman, Denpasar Timur. Dimana kondisi pasar yang dikunjungi masih dirasakan sangat memprihatinkan dengan masih terdapat sampah berserakan disana-sini.

“Ini masih dirasakan yakni kurang adanya saling memiliki satu sama lainya terutama dalam hal menjaga lingkungan agar tetap bersih terbebas dari sampah, baik sampah organik maupun sampah non organik,” terangnya.

Made Pudja mengingatkan kalau lingkungan disekitar areal pasar bisa bersih, maka dipastikan akan ramai pembeli yang berdatang. Begitu sebaliknya, kalau kesanya masih jorok dan kumuh tentu pembeli enggan ke pasar.

“Ayo bersama-sama jaga lingkungan sekitar agar tetap bersih untuk mencerminkam hidup sehat, dan terbebas dari segala macam kuman penyakit,” ucapnya.

Lanjut Made Pudja, selama ini pemerintah kurang begitu menyentuh kepersolan paling bawah. Ini yang musti harus manjadi tangggung jawab bersama terutama dalam soal menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih. Paling tidak dari pemerintah bisa menyiapkan kantong-kantong atau bak sampah untuk pembuangan sampah sisa habis berjualan.

“Memang, saat ini di zaman modern dengan kemajuan ekonomi yang begitu pesat tentu persaingan antar pedagang semakin sulit tentunya, namun bukan berarti untuk melupakan kewajiban yakni menjaga lingkungan disekitar agar tetap bersih terbebas dari sampah organik maupun sampah non organik,” ucapnya.

Made Pudja menambahkan, setelah menyisiri pasar di wilayah Kesiman, Denpasar Timur. Ada hal yang dirasakan perlu di kembangkan di wilayah Kesiman, Denpasar Timur yakni lewat pengembangan destinasi wisata. Karena di wilayah tersebut masih bisa dijadikan kawasan destinasi wisata selain sungai yakni persawahan yang terdapat di Kelurahan Kesiman. Bud

Previous Gung Ronny: Dukung Program Gubernur Bali Untuk Memajukan Pertanian di Bali
Next Sari Galung: Tingkatkan Mutu dan Daya Saing Dalam Dunia Pendidikan

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *