Pengarahan Kapolres Badung Di Awal Tahun


Badung , suryadewata.com

Satuan Reskrim Polres Badung dan Unit Reskrim Polsek Jajaran, pagi ini pukul 10.00 wita menerima arahan Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK terkait pacuan tugas Kepolisian kedepan.

Pengarahan di laksanakan di Aula Polres Badung, jalan Kebo Iwa No 1 Mengwi, Kab. badung, Bali. Kamis, (02/1).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Reskrim Polres Badung AKP Laorens R. Heselo, SH, SIK, seluruh perwira Reskrim Polres dan Polsek jajaran serta 52 anggota Reskrim Polres Badung dan Polsek jajaran.

Kapolres Roby mengajak seluruh anggota Reskrim untuk bekerjasama dan sama – sama bekerja dalam membangun soliditas kerja yang baik dan profesional.

“Kapolres adalah jabatan, bukan diukur dari kepintaran, artinya saya memberikan pengarahan ini bukan merasa lebih pintar untuk mengajari rekan-rekan, tetapi lebih pada silahturahmi,” ujarnya merendah.

Kapolres yang selalu rendah hati ini, selalu mengingatkan kepada seluruh anggota tentang tiga arah bijak pimpinannya yakni, bekerja dengan hati, soliditas kerja yang mantap dan takut kepada Tuhan.

“Keberhasilan suatu Operasi bukan diukur dari banyaknya pengungkapan kasus atau penangkapan tetapi dilihat dari kelengkapan dan kesehatan personil selesai operasi”, tuturnya.

Ia juga menyinggung tentang sikap tampang, para penydik dan anggota Buser yang bekerja dalam penyamaran.

Menurutnya seorang penyidik tidak harus berambut panjang, tetapi sikap sopan dan profesional dalam tugaslah yang lebih penting, kecuali yang melaksanakan penyamaran dipersilahkan berambut panjang.

Selanjutnya kata Kapolres yang suka humor ini, menekankan bahwa Reskrim adalah upaya terakhir dari tindakan kepolisian dan merupakan keputusan final dari sebuah hukum, sehingga apa yang diharapkan dapat menghentikan, niat dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan, guna terwujudnya rasa aman dan nyaman.

Ia juga mengharapkan, agar seluruh anggota Reskrim bisa mengembangkan pengetahuan yang di miliki saat ini, tidak terbatas ada Curas, Curat dan Cusa, namun tidak melupakan tugas pokok, sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat.

“Lakukan dan kerjakan, lebih baik salah dalam bekerja daripada benar dalam diam”, katanya

“Buat apa Kapal mewah tetapi hanya bersandar, Kapal yang hebat adalah kapal yang berani mengharungi samudra”, imbuhnya.

Sebagai akhir dari pengarahan Kapolres, beliau berharap Fungsi reserse, bisa menjadi pintu penangan perkara yang profesional, dalam mata rantai kriminal justise hukum, sehingga Lembaga Kemasyarakatan tidak menjadi ruang belajar kejahatan yang baru karena tidak mengulangi tindakan kejahatan itu sendiri.

Previous Tahun Baru, Dandim Bangli Ajak Warga Megibung Dan Tanam Kapsul Doa
Next Mantapkan Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Kunjungi Dandim 1619/Tabanan

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *