Perkuat Perekonomian Ke Depan Bali Mulai Lirik Sektor Lain Tidak Hanya Bergantung Pariwisata:


Denpasar – suryadewata.com

Gubernur Bali Wayan Koster menandaskan, kini sudah saatnya Bali melakukan suatu upaya tidak sepenuhnya bergantung dari sektor pariwisata. Penegasan tersebut disampaikan usai penyerahan bantuan stimulus untuk Koperasi Binaan Provinsi dan Kabupaten/ Kota se Bali untuk tahap pertama di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur di Renon, (2/06).

Dikatakan, pihaknya sudah memikirkan sektor lain dalam upaya memperkuat perekonomian Bali. Sektor yang dipilih diantaranya adalah eksport. Pilihan ini didasarkan karena produk-produk Bali sangat dikagumi dan diminati oleh masyarakat Luar Negeri. Seperti komoditas hasil perkebunan buah manggis.

Dikatakannya masyarakat Tiongkok paling suka buah manggis Bali, yang sebenarnya diakui ada daerah lain di Tanah Air yang menghasilkan manggis seperti Jawa Barat dan lainnya. Tapi mereka ( orang Tiongkok) lebih menyukai manggis dari Bali. Ketika ditanya wartawan kami, kira-kira faktor apa yang menyebabkan mereka lebih suka mengonsumsi manggis Bali. ” Mungkin dari segi rasanya yang berbeda” ucap Gubernur.

Bali saat ini memproduksi buah manggis antara: 4000 sampai 5000 ton. Sedangkan Tiongkok butuh manggis hingga 9000 ton, katanya.

Gubernur tidak memungkiri sekarang ini agak terganggu semenjak pandemi Covid-19 karena transportasi udara belum dibuka atau belum ada penerbangan antar negara sehingga ini belum bisa dijalankan.

Sementara ini hanya bisa dijalankan melalui transportasi laut. Itu-pun sangat jauh harus melalui pelabuhan Benoa, kemudian menuju pelabuhan Tanjung Priuk, baru kemudian ke negara tujuan (negara yang dituju). Dengan demikian membutuhkan waktu cukup lama sampai ‘mingguan”. Nah ini biaya produksinya terlalu mahal, karena kemasannya harus bagus. Kalau tidak demikian nanti sudah rusak dalam perjalanan, ujarnya. Jadi terganggu sedikit. Nanti kalau transportasi udara sudah normal, menurut orang nomor satu di Balu itu, sudah banyak negara yang membuka pasar untuk Bali dalam bidang komoditas pertanian. Dikatakan pula, buah naga dan salak Bali sudah mulai disukai masyarakat luar.

Ditambahkannya, untuk Bali juga produktivitas bidang kerajinan seperti emas, perak juga patung, tegasnya.

Previous Anggota Unit Lantas Polsek Bangli Pasang Spanduk Wajib Helm dan Masker Ditengah Pandemi Covid-19
Next Kasat Lantas Polres Bangli Berikan Penghargaan Kepada Pemenang Lomba Sekolah Berkeselamatan Dan Tertib Berlalu Lintas Serta Pekan Helm 2020 Polda Bali

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *