Generasi Millenial Kota Denpasar Ingin Perubahan dan Pembaharuan Dukung Paslon AMERTA


Denpasar, suryadewata.com

Mantapkan dukungan Paslon Nomor Urut 2 AMERTA  (Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertha Negara) pada Pilwali Denpasar 9 Desember 2020 mendatang melaksanakan Tatap muka dengan generasi millenial, berlangsung di posko pemenangan AMERTA jalan Kartini, Wongawe Kaje, Banjar Titih, Denpasar Barat, Rabu 25/11/2020

Dihadiri anak muda kalangan millenial dari berbagai desa di Denpasar menyatukan tekad dukung dan memenangkan paslon AMERTA

Calon Wakil Walikota Denpasar Made Bagus Kertha Negara menyampaikan misi dan misi serta program AMERTA diantaranya berupa insentif kepada pengurus/prajuru Banjar Rp 30 juta per tahun, dana kreatifitas Seke Teruna Rp 25 juta per tahun, dana bantuan program PKK Rp 5 juta per tahun, bantuan kepada Dadia Rp 5 juta per tahun dan pendidikan serta kesehatan gratis untuk pekerja non formal (pemuka agama, buruh, nelayan, pedagang, petani.)

Dana untuk bantuan tersebut tidak sedikit jumlahnya, itu bisa dicarikan sumbernya dengan menggali dan mengoptimalkan sumber-sumber pemasukan keuangan seperti retribusi pasar, parkir, dengan cara menerapkan sistim digitalisasi sehingga semua data menjadi jelas, transparan dan akuntabel yang bisa dicek setiap saat dengan hasil valid.
“Dengan digitalisasi bisa meminimalisir penyimpangan dan kebocoran ” jelasnya

” Saya berasal dari pengusaha selalu berpikir dan berusaha dari tidak ada menjadi ada, salah satunya dengan penerapan sistim digitalisasi terus diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) handal maka disektor pendidikan harus terus ditingkatkan dengan subsidi biaya sekolah serta memacu kualitas pendidikan dengan menggelontorkan beasiswa ” ucapnya.

Bagus Kertha Negara mengharapkan generasi milenial harus bisa menjadi enterprener sehingga menciptakan lapangan kerja dimana dari permodalan akan dibantu. Kalaupun kalau mau menjadi pekerja sebaiknya bekerja diluar negeri agar bisa membuat maindset berubah kearah lebih maju dengan penghasilan yang lebih besar

Pada acara tatap muka tersebut dari kalangan millenial mengungkapkan permasalahan Kota Denpasar seperti kurangnya lampu penerangan dan kondisi jalan di Denpasar tidak memadai.

Begitu juga dengan Kreatifitas seni anak muda mesti mendapat perhatian dari pemerintah melalui festival seni ataupun event kejuaraan kreasi anak muda baik seni tradisional maupun modern.

Dalam bidang pendidikan sekarang ini melalui online diharapkan pemerintah bisa membantu fasilitas berupa laptop, juga lapangan kerja yang bisa menyerap tenaga kerja.

Dari masalah tersebut Bagus Kertha Negara menegaskan akan berupaya dan berkomitmen mencari jalan keluar realistis dengan menerapkan sistim digitalisasi sehingga mampu menambal kebocoran yang akan berimbas meningkatnya PAD sehingga bisa membiayai program AMERTA untuk perubahan Kota Denpasar yang lebih maju.

Previous Pekerja Serabutan IMG (46) Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Bangli Saat Konsumsi Sabhu Di Kandang Sapi
Next Kapolres Bangli Hadiri Apel Kasatwil Tahun 2020 Secara Virtual

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *