
Denpasar, Surya Dewata
Pembangunan bandara Bali utara tidak kunjung terealisasi padahal semua proses sudah ditempuh oleh PT Bandara Bali Utara (BIBU) bahkan proses politik sudah ditempuh.
Sudah setahun lebih janji Presiden Prabowo saat kampanye berjanji bila menang akan membangun bandara di Buleleng. Kenyataannya sampai sekarang belum terealisasi.
Terkait hal tersebut PT BIBU melakukan pertemuan dengan tokoh Puri Jambi kamis (12/2) di jalan Soputan.
Dalam pertemuan tersebut hadir tokoh puri Buleleng Anak Agung Ugrasena, Puri Blahbaxtuh Anak Agung Kakarsana, puri Agung Petak Cokorde Dibya,Direktur Utama PT BIBU Erwanto Hari
Wibowo,Mantan Wakil Bupati Buleleng Gede Wardana, Ketut Mister tokoh Buleleng, Gede Mahaputra, Jro Mangku Badra tokoh Pariwisata dan Penglisir Puri Jambe Anak Agung Rai Iswara selaku Tuan rumah dengan dipandu Made Sutadana.
Penglisir puri Jambe Anak Agung Rai Iswara mempertanyakan tiga hal agar pembangunan bandara bali utara bisa terealisasi yakni ada 3 sandaran ;
Pertama Bersandar pada peraturan perundang undangan yang ada
Kedua masalah dana jangan sampai rekomendasi keluar dana tidak ada. k
Ketiga standar kewajaran
Sementara Ketut Mister mempertanyakan kalau semua sudah sesuai proses tapi kenapa kok mandeg. Kalau diadakan poling saya yakin 95 persen masyarakat buleleng setuju ada bandara.
Sekarang tergantung political will dari Gubernur dan bupati ” Saya yakin kalau diadakan poling apa perlu buleleng punya bandara pasti 95 persen setuju karena dengan dibangun bandara di bali utara akan berdampak terhadap perekonomian buleleng” Ujar pria asal bubunan Buleleng ini.
Lebih lanjut dikatakan Mantan Pejabat di Pemda Denpasar ini PT Bibu dan pihak penglingsir Pura sebali agar terus menyuarakan hal ini
” Sampai saat ini saya belum tahu dimana penloknya dan untuk lokasinya apa barat atau timur terserah” ungkapnya
Sementara itu jro Mangku Badra pemerhati pariwisata asal legian memberikan pandangan bandara ngurah Rai sudah over load dan krodit sehingga perlu ada solusi dengan membangun bandara baru
“Bandara Ngurah Rai sudah sangat krodit sekali menerima jumlah wisatawan yang terus meningkat dari tahun ke tahun ke Bali dan pesawat yang berbadan lebar sehingga perlu ada bandara baru yang bisa menampung pesawat berbadan lebar seperti boong 330 dan 380” Ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan Kalau di laut saya lebih yakin bisa jalan dari pada di darat karena banyak kendalanya dan tantangannya
Disamping itu perlu dipikirkan konektivitas antar bandara kalau terjadi darurat seperti kecelakaan perlu ada akses . Juga infrastruktur hotel untuk kru pesawat.
Anak Agung Ugrasena Puri buleleng mengatakan ide membangun bandara di buleleng sudah jaman Sukarno karena pindah ibukota ke badung sehingga lokasi bandara pindah ke tuban badung”
etika APEC 2013 presiden SBY banyak tamu negara protes karena karena
pesawatnya harus parkir di Lombok dan surabaya.
Ada masukan kenapa tidak buat lagi bandara baru karena bandara ngurah Rai sudah macet.” Ujar penglisir puri Buleleng.
Lebih lanjut Anak Agung Ugrasena mengungkapkan Presiden
Sby sudah memerintahkan ke gubernur Mangku Pastika untuk mengkaji buat bandara baru . Dari kajian lokasi di Kubutambahan penloknya.
Hal senada juga diungkapkan Gede Wardana mantan wakil Bupati Buleleng 2002-2007 dia mengatakan Bandara Buleleng sangat perlu ,untuk menyeimbangkan pembangunan Bali Selatan dan Utara untuk itu rakyat Buleleng harus terus menyuarakan sampai terwujud bila perlu puputan.
Terkait dengan apa yang menjadi saran. Masukan dan pertanyaan tersebut Erwanto Hari wibowo selaku dirut PT Bibu mengatakan Saat ini sudah berproses dgn baik dimana pada tanggal 13 peb 2025 Bapak Prabawo menerima PT BiBu dan para pelinngsir puri sebali.
Waktu itu Prabowo berjanji kalau menang saya akan bangun bandara di buleleng. Untuk pendanaannya dari investor Cina sudah menyiapkan dana
3 Milyar dolar
” Saya mendampingi Bapak Prabowo ke Cina untuk tanda tangan dengan investor dari cina di KBR indonesia di cina ” Ungkapnya .
” Saat ini sudah ada perpres pembanguan tol dari Kubutambahan, singapadu, kintamani bangli Denpasar
“Kita menunggu ground breaking, Penlok tidak kunjung turun ,” jelasnya
” Pelingsir puri.se Bali bahkan sudah mengirim surat resmi kepada presiden kapan groun breaking. Karena bila terlalu lama investor cina akan kabur karena pemerintah dianggap tidak serius” Ungkap Erwanto
