
BADUNG – Surya Dewata
Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO) Bali menggelar musyawarah provinsi )Musprov) yang perdana periode 2020 – 2025,. dibuka oleh wakil bupati Badung Bagus Alit Sucipta, S.H,.di Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, hari Kamis 22/10/1026
Bagus Alit Sucipta, S.H
Menjelaskan sebagai Wakil Bupati Badung atas nama Pemerintah Kabupaten Badung membuka langsung Musprov APKLINDO yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati.
” Kami mengucapkan selamat dengan kegiatan Musprov ini. Semoga Musprov ini berjalan dengan baik dan tentunya melahirkan pemimpin untuk selanjutnya ,”.ucapnya
Wabup juga mengatakan harapan kami untuk mengedepankan potensi lokal, kearifan lokal yang ada di Provinsi Bali dan Kabupaten Badung.
“Kami Pemerintah selalu akan mensupport khususnya perusahaan untuk menyelenggarakan kegiatan seperti ini ,” tegas Wabup Bagus Alit Sucipta
Ketua Dewan Pengurus Pusat APKLINDO, H.Kus Junianto
menyampaikan kegiatan hari ini adalah kegiatan musyawarah provinsi pertama Dewan Provinsi Bali.
Lanjutnya, Jadi agenda khusus untuk lima tahunan yang akan dipilihnya ketua baru untuk lima tahun ke depan. Tentunya punya harapan besar kepada ketua terpilih nanti untuk bagaimana bisa mengembangkan cleaning service khususnya di Bali.
Terkait potensi ke luar negeri beepotensi besar untuk industri kita di cleaning service yang kemarin kita sudah ikut gelaran Trade Expo Indonesia ke-41.
” Kali pertama cleaning service mempunyai tempat di kegiatan tersebut dan memang kami digandeng Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Jadi, potensi-potensi besar saat ini kita untuk bisa mempunyai perusahaan di luar negeri atau go internasional seperti Dubai, lalu ada di Jerman, ada di Filipina, dan ada di Jepang. Insya Allah mungkin berikutnya negara-negara lain , jelasnya
Setelah kita pertama kali ke Dubai, kita lihat situasi dan kondisinya memungkinkan untuk kita ke negara yang lain.
Terkait eh penggunaan teknologi. Sekarang ini banyak menggunakan robot dalam melakukan cleaning service dikatakan penggunaan tenaga manusia agak berkurang, kalau di Indonesia rasanya belum cocok untuk kita menggunakan robot atau sejenis robot karena populasi Indonesia itu sangat banyak.
Mungkin saat ini 240 juta penduduk Indonesia dan setiap tahunnya itu banyak fresh graduate. Artinya penggunaan robot untuk Indonesia masih belum siap.
“Jadi kalau bicara robot itu satu tenaga robot menghilangkan lima tenaga kerja. Jadi kalau untuk Indonesia rasanya belum cocok dan belum relevan dan kita pun saat ini belum dieksposnya robot atau roboclean untuk bersih-bersih,” terangnya
APKUINDO mungkin dulu orang ngelihatnya kita adalah tenaga outsourcing atau cleaning service. Tapi APKLINDO kali ini APQUINDO yang memang berbeda, mempunyai nilai lebih bukan hanya perusahaannya tapi untuk pro liner kita para pekerja tenaga cleaning service. Jadi kita membuat bangga teman-teman yang bekerja di sini dan mereka punya karir choice.
” Nanti lama-lama bukan jadi petugas kebersihan, tapi mereka punya karir yang berjenjang dari mulai cleaner, leader, supervisor, bisa jadi manajer dan.kalau mungkin dia punya kesempatan untuk menjadi CEO. Sekarang sudah banyak orang-orang yang berkarir dari bawah dan kesempatan itu bisa mempunyai perusahaan atau memiliki perusahaan sendiri ,” pungkasnya
Musprov kali ini kembali secara aklamasi ketua lama Putu Andika. SE, terpilih dipercaya kembali menjadi Ketua Dewan Pengurus Daerah APKLINDO Bali
Andika menegaskan
kegiatan Musprov merupakan pemilihan pengurus yang baru dan ni merupakan musyawarah yang pertama. tentu periode yang pertama terjadi berbagai dinamika.
“.Itu ada dinamika terkait dengan covid sehingga banyak PHK tapi kami di perusahaan masih bertahan. Dengan harapan kami bukan dari cleaning service membukakan sebuah pekerjaan yang kasar tapi memberikan suatu perjanjian yang pasti terhadap masyarakat untuk tetap kerja di cleaning service ,” ucapnya
Lanjutnya, pemberdayaan mengutamakan putra kami pada saat ini multinasional, perusahaan-perusahaan multinasional itu sudah masuk ke Bali maupun juga dari mantan-mantan BUMN juga yang sudah membentuk satu perusahaan masuk ke Bali.
Tentunya kami harus berbenah diri sehingga menjadikan satu sama kompetitor dengan pengusaha-pengusaha lokal bekerja bersama, berkolaborasi bersama walaupun itu kecil tapi kita bagi bersama.
Kebersamaan sinergitas itu yang kita harus perhatikan.
“.Terkait dengan operasional cleaning service ini perlu ada pembenahan regulasi dari pemerintah sehingga jangan sampai membebankan daripada si tenaga pekerja. Karena saat ini pemerintah sudah memberikan fasilitas baik itu BPJS kesehatan, tenaga kerja itu menjadikan sebuah jaminan kepada mereka ,” tutupnya
