Gus Cilik Bantu Wujudkan Pembangunan Bale Banjar dan Bale Kulkul serta Pura Penyarikan Banjar

Denpasar,  surya dewata.com

Banjar Buana Agung Kelurahan Padangsambian melakukan renovasi Bale Banjar dan membangun Bale Kulkul serta Pura Penyarikan Banjar bisa terlaksana di tengah kondisi krama adat (warga) dilanda pandemi Covid-19 di Bali.

Keadaan ini membangkitkan dan mengugah simpati dan Hati Nurani Drs.AA ketut Asmara Putra (GCL) dan kakak beliau AA Ngr Astara dalam  mengimplementasikan janji – Janji  politik beliau dimasa pileg 2019 untuk merenovasi  Banjar Buana Agung semaximal mungkin.hal ini didasari atas  pembangunan dua ( 2 )Banjar Buana lainnya  yg lebih duluan terwujud padahal dulunya merupakan satu kesatuan yg disebut Tri Buana ( Buana Agung,Buana Desa & Buana Kubu ).


Alhasil krama adat bersama pengurus desa adat serta dinas, bahu-membahu menggalang dana bersama tokoh-tokoh politik, Drs. AA Ketut Asmara Putra dalam kurun waktu dua tahun mampu wilayah (wewidangan) setempat melakukan pendekatan pada tahun 2020 ( Gus Cilik,  Red ) mampu Loby pusat melalui anggota DPR RI Supadma Rudana melalui CCR PLN tidak disitu tahun 2021, Melalui Kodya Denpasar dalam situasi covid- 19 mampu wujudkan keinginan upaya krama Banjar Buana Agung membuatkan profosal atas inisiasi Gus cilik bersama Tokoh Masyarakat AA Ketut Ngurah Astara akhirnya terwujud dan di setujui Bansos tersebut sebesar 600 juta sehingga pembangunan terwujud sesuai dengan harapan Krama Adat yang dikeluarkan melalui Perkim

A A. Suarta selaku Kelian Banjar Buana Agung Desa Adat Padangsambian mengungkapkan, biaya pembangunan selama ini berjalan difasilitasi Drs. AA. Ketut Asmara Putra (Gus Cilik) sehingga mendapat bantuan pada tahun 2020 dari Komisi VI DPR RI melalui Putu Supadma Rudana. Begitu juga pada tahun 2021 juga mendapat bantuan dari Dinas Perkim Kota Denpasar.

“Tahun 2020 ini bantuan CSR melalui PT. Telkom sebesar Rp 200 juta, sedangkan pada tahun 2021 ada bantuan Rp 600 juta dari Perkim. Sementara untuk perbaikan  Periangan menghabiskan dana 220 juta, sedang tahun 2021 dibantu oleh Dinas Perkim Denpasar difasilitasi juga oleh Drs. AA. Ketut Asmara Putra  (Gus Cilik). Dana Rp 600 juta ini untuk pembangunan Balai Kulkul, tembok penyengker, dan pembangunan Balai Banjar yang baru separuh selesai,” ungkap A A. Suarta kepada wartawan, Rabu (18/05/2022)

Ia menambahkan, selaku kelian banjar dan juga kerame banjar  mengucapkan terima kasih atas semua bantuan dalam pembangunan bale banjar. ” Kami bekerja untuk ngayah dan kami berusaha meluangkan waktu untuk ngayah ,” imbuh A.A Suarta.

Hal senada juga disampaikan AA. Ngurah Prasasti Selaku Pelingsir Banjar Buana Agung menyampaikan ucapan terima kasih kepada Drs. AA. Ketut  Asmara Putra yang sangat peduli dan juga kinerja mampu carikan solusi bahwa keberadaan wewidangan  di  Buana Agung mendapat  bantuan dari CSR PLN sebesar 200 juta, dimana AA langsung ke pusat untuk kawal CSR tersebut melalui  Bapak Putu Supadma Rudana dari Komisi IV DPR RI sehingga bantuan ini dapat diterima warga Banjar untuk pembangunan Pura Penyarikan Banjar Buana Agung yang sekarang sudah bagus
Tidak disitu saja tahun 2021 Drs AA Ketut Asmara Putra lagi ajukan proposal ke Kodya Denpasar untuk pembangunan Bale Kulkul, Tembok penyengker dan Bale Banjar, saya sebagai warga sangat salut di situasi Covid – 19 bisa wujudkan bantuan melalui Perkim sebesar Rp. 600 juta, lagi lagi pembangunan berjalan dengan cukup bagus.

“Namun satu hal yang mengganjal bahwa klian Banjar Adat tidak mengundang Tokoh politik padangsanbian yang bekerja keras untuk dapatkan bantuan baik dari CSR PLN maupun melalui Kodya Denpasar, dan juga secara faktual kita harus menunjukkan kinerja dan hasil pembangunan yang memakai dana pemerintah, wajib dan melaporkan kepada wakil DPRD kita yang ada di DPRD Kota Denpasar yaitu A.A Ketut Asmara Putra karena hari ini ada pemelapsan dari pembangunan sesuai dengan profosal yang diajukan  dan
kami secara pribadi sebagai Krama ucapan terimakasih kami kepada AA Ketut Asmara Putra bahwa hari ini Krama Banjar adat bisa melaspas pembangunan pembangunan sesuai dengan keinginan Krama adat, harapan kami ke depan agar program ini terus dilanjutkan karena masih ada pembangunan yang belum selesai,” ucap AA. Ngurah Prasasti.

Salah satu krama adat, Agung Ngurah Astawa mengatakan, masyarakat sangat antusias dengan bantuan yang diberikan sehingga bangunan balai banjar bisa selesai. “Harapan kami semoga beliau (Gus Cilik,red) terus maju dan selalu membantu masyarakat, karena selama ini beliau sangat dekat masyarakat,” bebernya.

Begitu juga A.A Panca Setiadi sebagai generasi muda dalam wadah Sekaha Truna Truni mengapresiasi setelah sekian lama menanti akhirnya berkat Drs. AA Ketut Asmara Putra,  Banjar ada perubahan lebih baik. Mengucapkan terima kasih juga kepada anggota dewan kami AA Ketut Asmara Putra yang begitu semangatnya membangun di Desa Adat Padangsambian

“Harapan kami ke depan, pasti biar Bale Banjar sampai selesai, Kemudian tentu ada harapan-harapan akan ada bantuan-bantuan lagi kepada masyarakat. Tidak hanya kepada kami sebagai organisasi masyarakat adat tapi kepada masyarakat secara individual terutama kepada masyarakat tidak mampu,” tutup A.A Panca Setiadi.

Related Posts