Menunya Pasaran, Tapi Sambal Matahnya ‘Section 9’ Ngotot Banget

Section 9 Ubud, tampak depan

Gianyar | SuryaDewata | Kawasan Ubud barat daya, Tebongkang, kini kian berkembang, khususnya di sektor kuliner. Awalnya, daerah ini didominasi pasar swayalan setaraf Coco Mart, Clandy’s dan Pepito Market.

Nah, diantara POM bensin dan Clandys, belum lama ini, hadir sebuah Cafe dengan desain mendekati gaya Spanyol. Di ujung parkirnya tergantung papan nama: Section 9, terbuat dari kayu solid.

Para karyawannya sangat sigap dengan seragam kasual hitam-putihnya. Begitu mereka mengendus ada customer datang, maka  salah satunya akan mengambil posisi sebagai doorman, dengan tegur sapa yang ramah bin renyah. “Selamat siang, pak! Mau di dalam atau di luar menghadap sawah?” sapanya sembari membukakan pintu.

Section 9 area luar yang menghadap sawah

Kamipun memilih untuk duduk di luar guna mendapatkan lebih banyak oksigen segar. Hamparan sawahnya sangat hijau saat kami datang, Rabu (5/1/2022).

Tanpa menunggu lama anggota skuad yang lain sudah siap dengan kitab sucinya. Setelah dibuka bolak balik kami mendapatkan gambaran jika makan di temoat nyentrik model begini tidak harus angkat kredit. Menunya sangat terjangkau.

Semua salad rata – rata dikisaran 50k, termasuk Chicken Quesadilla, Caesar dan Greek Salad. Jika ingin ada nuansa lautnya bisa pesan Tuna Caesar Salad, dengan tambahan dana 10k saja.

Kami mendatangi Section 9 karena unggahan menggiurkan di medsos. Terus terang foto – fotonya bikin ngiler. Akhirnya kami pesan Sandwich, French Toast dan Nasi Ayam pake Sambal Matah.

Presentasinya ajib banget. Penyajian mereka membawa kita pada suasana hotel kelas menengah keatas.

Sandwich dibuat dengan ‘pritilan’ yang sempurna: bacon dan hamnya banyak; sayuran di dalamnya segar dan renyah; ada mixed Salad yang dibalur thousands islands; dan, di sebelahnya ada kentang goreng. Buat kami ini porsi ‘buruh’ yang bikin tertidur abis makan.

Si kecil, Lintang, untuk pertamakalinya ngunyah French Toast. Dan, ia langsung kebagian porsi penuh: dua lembar Toast yang tebal; di atasnya ditaburin slai campur dan kismis; kemudian nangkring sesendok es krim sebagai pemanis. Doi juga ampun – ampun, dan akhirnya tersisa juga. “I’m happy now,” ungkapnya sambil mengusap – usap perutnya, pertanda kekenyangan.

Sandwich dengan pritilan lengkap, Section 9 Ubud

Nyonya besar beda lagi ceritanya. Ayam gorengnya cukup besar, plus nasi yang juga tidak sedikit. Dia bilang Sambal  matahnya tidak hanya nendang, tapi ‘ngotot’ banget. Seisi piringnya ludes dan, untungnya, dia baru sadar akan dietnya pas pulang.

Menguak kebenaran soal makanan tidak bisa diwakilkan, sebagaimana yang kami lakukan. Foto bisa saja disulam sana sini, tapi soal rasa musti dibuktikan lidah sendiri. Untuk itulah, bro n sist, kalau mau mengungkap kebenaran tentang kualitas makanan di Section 9, ambilah area luar yang menghadap sawah. Pastikan juga tidak salah alamat. Lokasinya benar – benar nempel dengan POM bensin Tebongkang. Ingat, bangunannya serba putih, wis, ga akan salah.

Simak juga videonya di Instagram kami untuk referensi lebih lanjut.[SWN]

Related Posts

Leave a Reply