Petang Akan Segera Miliki ‘Icon’ Wisata Alam Kekinian

Ikon baru di Petang Kaja, Happiness Jungle

SuryaDewata[Badung] – Pengembangan wisata alam oleh pemerintah desa kini menular ke wilayah Petang, Kabupaten Badung. Kamipun meluncur kesana guna mendapatkan fakta dan detil lainnya, Minggu (2/1/2022) siang.

Setelah ditelisik, ternyata wilayah Badung utara ini memiliki kucuran air yang sangat indah.

Namun, tidak ada yang gratis. Untuk mencapai kesana, dari Denpasar, Anda harus merangkak naik sekitar 30 km, melewati DTW Sangeh. Persis disebelah kantor Camat Anda kudu belok kanan dan ikuti rute utara sekitar 2,5 km. Jalannya bagus kok, sudah beraspal. Jika semuanya lancar Anda akan menemukan gapura Bambu, yang disebelahnya sedang dibangun warung model Joglo. Di Gapura tersemat papan nama bertuliskan Happiness Jungle (HJ).

Ya, tempat ini dikelola oleh manajemen HJ. Mereka punya rencana besar atas lereng bukit yang terjal ini. Bahkan, sebagian produk andalannya sudah jalan.

Formasi tenda saat acara outing kantor di Happiness Jungle

HJ sendiri dibagi menjadi empat Fase Happiness, sesuai namanya, sebagai berikut:

Fase pertama, area ini terdiri dari gedung utama yang meleleh di lereng bukit, dimana lantai tertinggi sejajar dengan jalan raya. Curiganya lantai ini akan dijadikan tempat ngemil. Indikasinya jelas, ada papan nama ‘Ayu Coffee.’ Kemudian ada dua kamar di lantai tiga, satu kamar di lantai dua dan satu kamar lagi di lantai satu. Sst….kamar di lantai dua khusus untuk si bos. Nah, nantinya, seiring berjalannya waktu, kamar – kamar tersebut akan dipekerjakan – alias disewakan.

Sejajar lantai dua ada telaga kecil dengan kucuran air segar, kapasitasnya sekitar 500ml per detik. Di dalamnya terdapat ikan dengan populasi yang tidak begitu padat, layaknya populasi warga Petang.

Satu undag kebawah tampak ada dua tiang sejajar menghadap lembah. Di kedua ujungnya terikat tali yang menjuntai, sekitar 75 cm dari lantai. Sepintas seperti ketapel, tapi belakangan diketahui jika benda ini adalah Swing (ayunan).

Fase berikutnya (ke dua) menawarkan sensasi yang berbeda. Dari Swing tadi Anda musti merayu dengkul Anda untuk bersiap menahan beban tubuh. Anda akan menuruni akses beton setidaknya 50m. Disini terdapat beberapa bangunan. Bangunan pertama (yang paling besar) akan dijadikan gerai kuliner.

Prosotan dengan latar belakang rumah Bambu yang unik

Setingkat lagi ke bawah terdapat kamar mandi umum, totalnya ada empat dan dibagi rata untuk masing – masing gender.

Di sebelah kiri berdiri kokoh rumah Bambu yang modelnya unik. Lantai bawah dibuat kamar untuk kemudian disewakan, lantai dua ada ruang kecil untuk kongkow dan lantai tiga berbentuk aula dengan sensasi bird-eye-view 360°. Yang paling keren yaitu pemandangan ke arah lembah. Sepertinya rumah Bambu ini akan menjadi spot foto yang paling diminati.

Di depan bangunan Bambu ini terdapat tanah lapang yang sisi kirinya tersapat sepasang prosotan. Ada proyeksi liburan keluarga yang sedang digarap. Di poin ini juga biasanya digelar tenda perkemahan. Untuk sementara dipatok seharga 150k per tenda, muat untuk dua orang.

Jika kita turun satu tingkat lagi maka akan kita temukan lima unit tenda kerucut berwarna putih. Manajer Operasional HJ, Agung Putra, mematok harga 400k per tenda, muat untuk 4 orang. Beliau mengakui harganya bisa saja dinamis mengingat HJ belum sepenuhnya dibuka.

Di belakang tenda kerucut tersebut terdapat akses petualangan bercabang dua; yang ke kanan menuju Bidadari Waterfall (BW), sekaligus merupakan Fase ke tiga, dan, yang satunya lagi menuju goa (Fase ke empat). Sayangnya, kami tidak sempat mengunjungi goa tersebut. Jalan lintas alam dan wahana raftingnya juga belum sempat dijajal.

Saking serunya perjalanan manuju BW, maka akan kami ulas pada kesempatan lain, termasuk jumlah anak tangga yang harus ditaklukkan dan sensasi sepanjang turunan menuju sungai. Sampai jumpa lagi, kawan![SWN]

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *