KAT Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UNR Bangkitkan Potensi Eko Wisata Desa

Badung, Surya Dewata

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai (UNR) laksanakan program Kuliah Aplikatif Terpadu (KAT) merupakan modifikasi dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang mana program yang lebih mengedepankan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKN)

Khusus KAT mahasiswa Ngurah Rai di desa Sibang Gede dan Sibang Kaja ada 25 kelompok masing – masing kelompok ada 22 sampai 24 orang yang disebar di seluruh Bali terutama yang paling banyak di Denpasar dan Badung serta Gianyar.

Hal tersebut diungkapkan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UNR
IR. I Gusti Made Sudika, MT. di ruang kerjanya ,Selasa 21/12/2021

Untuk mahasiswa KAT di Sibang kelompok 13 dengan anggota 22 mahasiswa kegiatannya lebih banyak ke pengabdian masyarakat dengan subak Uma Lambing dalam mempromosikan subak Uma Lambing sebagai desa Eco Wisata terutama konservasi Eco wisata belum ada terutama papan plang belum ada jadi belum dikenal sebagai desa Eco wisata.

Akan tetapi menurut pekaseh di luar negeri sudah terkenal, justru tamu domestik yang lebih banyak.

” Sasaran KAT sesuai dengan potensi desa merupakan bagian dari intra kulikuler punya SKS (Satuan Kredit Semester) menggabungkan penelitian dan pengabdian masyarakat, termasuk didalamnya ada pembelajaran karena ada pembekalan di kampus tentang potensi desa kemudian apa yang menyangkut tentang desa ,” terangnya

Sasaran sekarang ini dicari dari profil desa,.potensi desa yang bisa dikembangkan sehingga bisa membantu sesuai bidangnya.

Jurusan Sain dan teknologi yaitu jurusan Teknik Sipil dan Arsitektur dalam KAT di lapangan berupa gabungan jadi bukan hanya dari fakultas Teknik dan Sain saja jadi ilmu yang diterapkan dimasyarakat merupakan berbagai ilmu sesuai bidangnya.

Kalau di subak Uma Lambing digarap arsitektur potensi yang bisa dikembangkan agar bisa menarik wisatawan seperti joging trek harus ada penunjuk arah agar tamu tidak bingung kita buatkan peta penunjuk arah.

Ditambahkan, berkaitan dengan wisata desa digarap desa adat itu sangat menarik karena disiplin itu yang dibutuhkan sangat komprehensif, baik dari menegemen, perencanaan fakultas Sain dan Teknologi hanya bisa membantu di bidang perencanaan penataan Eko wisata seperti tempat parkir juga jalur yang bisa menghubungkan ke daerah wisata lain seperti jalur di desa Kabe – Kabe sampai ke jalur Tanah Lot. Jadi konektivitas jalur spot wisata bisa terhubung dalam satu jalur

” Spot wisata desa yang banyak diberbagai desa memang harus dikembangkan akan tetapi jangan jor – joran mengeksploitasi karena kita harus tetap memberdayakan masyarakat setempat karena kalau masuk investor besar biasanya masyarakat lokal akan terpinggirkan ,” jelasnya

” Fakultas Sains dan Teknologi UNR jurusan teknik sipil lulusannya langsung dilirik oleh berbagai kontraktor sedangkan arsitektur juga begitu, tetapi disaat sekarang kita harapkan bisa menjadi Wira Usaha ,” imbuh IR. I Gusti Made Sudika, MT.


















Related Posts

Leave a Reply