Sengketa Pelabe Pura Dalem Kelecung Tergugat Tergelitik Sikap Penggugat Mendalilkan Segala Cara Keberadaan Pura Taman

Tabanan – Surya Dewata

Krama sebelum menghadiri sidang di PN Tabanan terlebih dahulu sembahyang bersama di Pura Dalem Kelecung. Selama ini kami memang selalu bersembahyang di Pura Dalem ketika ada permasalahan yang timbul di Desa Adat.

Terlebih ini gugatan terhadap tanah milik Pura Dalem tentu kami memohon tuntunan beliau agar di pengadilan nanti mendapatkan kemanan dan pikiran yang jernih.

PA salah seorang warga Kelecung yang sebenarnya sejak awal selalu memantau sidang ini baik dalam laporan pidana di Polres maupun Gugatan ini merasa sangat tergelitik dengan sikap Pihak Penggugat yang mendalilkan segala cara tentang keberadaan pura taman disana dengan tanah yang mereka miliki.

Dapat dijelaskan bahwa sebelum dibangun jalan tahun 2006 pihak penggugat selalu lewat jalan subak munduk taman untuk menuju ke pura Taman.

Silahkan cek jalan munduk taman, jejaknya masih ada tegasnya. Disamping itu tanah tanah untuk jalan tahun 2006 yang kini menghubungkan setra dengan tanah sengketa masih lah belum sepenuhnya legal secara hukum karena pihaknya sebagai ahli waris salah satu tanah yang dipergunakan untuk jalan tidak pernah mendapatkan informasi yang jelas dari orang tuanya tentang hal tersebut.

Sebagian tanah yang kena jalan itu belum dilepaskan untuk jalan dan tidak ada surat pelepasan, hanya saja ada surat pernyataan selembar yang intinya tidak akan menuntut ganti rugi atas imbas tanahnya yang terkena jalan tahun 2006 itu, tetapi seingatnya ketika itu adalah sesuai dengan Parum Desa adat sehingga ia berasumsi bahwa tanahnya yang terkena jalan dipergunakan oleh Desa Adat dan dipergunakan oleh Desa Adat, jika tidak dipergunakan lagi oleh Desa Adat maka kami akan memintanya Kembali dan menutup akses yang ada diatas tanahnya, tentu saja itu adalah hak mutlak kami sebagai pemilik tanah jalan paling depan tersebut.

Related Posts