Tingkatkan Soft Skill Mahasiswa, Prodi Sastra Inggris UNUD Gelar Pelatihan Pengembangan Kepribadian Mahasiswa

Surya Dewata – Dalam rangka meningkatkan soft skill mahasiswa, Program Studi (Prodi) Sastra Inggris Universitas Udayana melaksanakan Pelatihan Pengembangan Kepribadian Mahasiswa yang telah berlangsung pada tanggal 26 Februari – 1 Maret 2022 bertempat di Aula Widya Sabha Mandala, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.

Acara dihadiri oleh para mahasiswa Prodi Sastra Inggris, Koordinator Prodi Sastra Inggris, serta para panitia yang terdiri dari para dosen dan mahasiswa.

Sebagai narasumber dalam pelatihan ini adalah Adi Tusanjaya, alumni Sastra Inggris Universitas Udayana yang juga berprofesi sebagai broadcaster, professional MC, Public Speaking practitioner, Tourism Ambassador dan entrepreneur.

Ketua Panitia, Ni Luh Putu Krisnawati, S.S.,M.Hum dalam laporannya menyebutkan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan personal branding mahasiswa sebagai salah satu bentuk pengembangan kepribadian mahasiswa. Menyesuaikan dengan situasi yang masih dalam kondisi pandemi, maka peserta dibatasi hanya 40 orang yang terdiri dari mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2021.

Koprodi Sastra Inggris, Dr. I Wayan Mulyawan, S.S.,M.Hum menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang bersedia berbagi informasi terkait Personal Branding kepada mahasiswa Sastra Inggris yang hadir. Koprodi berharap materi ini dapat bermanfaat bagi para mahasiswa dalam mengembangkan kepribadiannya yang tentunya akan sangat berguna bagi masa depan mereka. Koprodi menekankan pentingnya personal branding agar dapat membuka peluang lebih besar untuk karier mahasiswa seusai mereka menamatkan studinya nanti.

Dalam pemaparannya, Adi mengatakan bahwa personal branding sangatlah penting bagi setiap orang untuk memperkenalkan dan mempertajam citra seseorang, memudahkan orang lain mengingat kita, dan memudahkan menentukan pilihan dan berkarir secara fokus. Value, skill, dan attitude adalah komponen utama sedangkan total look, uniqueness dan authentic adalah komponen tambahan dalam mencitrakan diri kita di depan umum. Personal branding bukanlah pencitraan yang dibuat-buat, namun sebaiknya dilakukan secara tulus, jujur dan menjadi autentik. Dalam pemaparannya, Adi juga menyampaikan strategi membangun personal branding sehari-hari dan bagaimana mencitrakan diri kita di sosial media.

Para mahasiswa sangat antusias mengikuti pelatihan ini dan sangat aktif dalam sesi pemaparan. Mereka juga bersemangat menjawab setiap pertanyaan narasumber dan juga saat sesi diskusi banyak pertanyaan yang muncul dari para peserta terkait personal branding dan bagaimana membentuk diri menjadi lebih baik lagi.

Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat oleh Koprodi Sastra Inggris kepada narasumber dan moderator sebagai ucapan terimakasih dan foto bersama.

Sumber: http://www.unud.ac.id

Related Posts

Leave a Reply