Partai Demokrat Berpolitik Santun Kerja Keras Raih Suara, Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Denpasar – Surya Dewata

Keputusan dari Mahkamah Konstitusi sangat memperhatikan aspirasi masyarakat Indonesia dimana memutuskan sistim Pemilu secara terbuka, dari berbagai lembaga survey termasuk partai Demokrat 80% lebih masyarakat mengharapkan Pemilu digelar dengan sistim terbuka.

Hal tersebut dijelaskan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai Demokrat Bali, Made Mudarta, Senin 19/06/2023 di kantornya.

Lebih lanjut Mudarta menyampaikan ini sangat bagus dalam rangka memajukan demokrasi Indonesia, kalau feed back negara Indonesia negara demokrasi nomor 3 didunia berarti demokrasi kita mundur.

Masyarakat 80% lebih mengharapkan sistim terbuka ditambah 8 fraksi DPR RI dan begitu juga komponen masyarakat lainya dan MK memutuskan pemilu sistim terbuka.

” Hari ini kami mengumpulkan caleg provinsi yang potensial sebagai petarung di Dapil masing – masing sangat antusias dengan wajah berseri- seru siap tempur tentu dengan kerja keras untuk meraih suara sebanyak banyaknya ,” ucapnya

Dengan demikian suara rakyay adalah suara tuhan sehingga rakyat tidak memilih kucing dalam karung. Masyarakat akan memilih caleg yang dikenal, disukai sesuai dengan pilihan dan hati nuraninya.

Setelah caleg terpilih aspiraai masyarakat sudah jelas bisa tersalurkan baik tingkat kabupaten, provinsi maupun tingkat nasional

” Untuk kami instruksikan sesama caleg wajib tandem seperti caleg RI pusat tandem dengan caleg provinsi begitu pula caleg provinsi tandem dengan caleg kabupaten sehingga bisa bersinergi ke bawah mencari dukungan.
Itu wajib dan mereka sudah berjanji siap melaksanakan ,”.jelasnya

Lanjut Mudarta, Ini akan lebih hemat 33% ketimbang turun sendiri – sendiri ini jauh lebih efektif dan efisien dan kami partai Demokrat caleg nya jarang selingkuh dengan partai lain.

Begitu pula prinsip politik harus dijaga dengan sopan santin, tidak memaksa kehendak, tanpa politik uang, saling menghormati dengan partai lain, mengambil simpati masyarakat itu yang harus diperjuangkan.

” Banyak juga caleg memberikan janji palsu ketika terpilih dihubungi saja susah yah kadang ganti no hp setelah lima tahun kagi pada Pemilu berikutnya rajin lagi turun menyapa rakyat itu sudah umum, tetapi masyarakat sekarang sudah pintar dan jeli berpolitik ,” ungkapnya.

Bagi caleg – caleg baru itu harus diperhatikan karena masyarakat akan mencatat apa yang dijanjikan oleh para caleg apalagi sekarang teknologi sudah canggih masyarakat bisa merekam apa yang dijanjikan. Kalau kita komitmen tentu Pemilu berikutnya caleg dan partainya akan dicari lagi oleh masyarakat.

Itu kegiatan hari ini nantinya dilanjutkan dengan pelatihan – pelatihan di masing – masing dapil.

Terkait target, Sesuai dengan hasil kongres partai Demokrat tahun 2020 targetnya diangka 15%. Partai Demokray samgat luhur dan moderat sesuai dengan presisi yang kita capai di dapil masing – masing. Kita tidak boleh memaksakan kehendak sendiri, jadi ada gagasan dan bagaimana Demokrat memimpin selama 10 tahun.

Aspirasi masyarakat harus diperhatikan dan diperjuangkan itu yang menjadi catatan prioritas, apabila sudah berjalan bagus, ekonomi tumbuh,.tidak ada gesekan tentu masyarakat akan memilih partai Demokrat.

Caleg – caleg baru dari kaum millenial ini akan kami genjot dengan politik santun itu merupakan ciri khas partai Demokrat

” Kami sangat bersyukur dan berterima kasi dengan susana politik nasional yang lebih soft, ketika Ketua Umum partai Demokrat Agus Hari Murti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan Puan Maharani dari PDIP ini lebih bagus karena pasca reformasi partai pemenang biru dan merah bertemu dengan lebih damai itu patut kita syukuri dan pertanda bagus kedepannya dari sisi kebangsaan ,” imbih Mudarta



Related Posts